Studi Membuktikan Pola Makan Sehat Dapat Mengurangi Risiko Kematian Dini
Publish Date: 19 January 2023

Studi Membuktikan Pola Makan Sehat Dapat Mengurangi Risiko Kematian Dini

Pada tahun 2022, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, umur harapan hidup (UHH) penduduk Indonesia mencapai 71,85 tahun.¹ Angka ini meningkat 0,28 tahun dibandingkan tahun sebelumnya. Sayangnya, meskipun umur harapan hidup masyarakat Indonesia cukup tinggi, tidak demikian dengan angka harapan hidup sehat (Healthy Life Expentancy/HALE), yaitu umur rata-rata seseorang akan tetap hidup dalam kondisi sehat (bebas dari penyakit).

Berdasarkan data Global Burden of Disease Study 2019, rata-rata angka harapan hidup sehat (HALE) Indonesia adalah 63 tahun pada 2019.² Artinya meskipun masyarakat Indonesia berusia panjang, tetapi mengalami berbagai masalah kesehatan di akhir umur atau akhir hidupnya.

Angka kejadian beberapa penyakit menular seperti tuberkulosis masih tinggi dan penyakit tidak menular atau penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, diabetes, stroke juga meningkat. Pada tahun 2019, di Indonesia sekitar 66% penyebab kematian justru diakibatkan dari penyakit kronis yang tidak menular.

Selain itu penyakit kronis tidak menular ini lebih banyak terjadi pada kelompok usia produktif, sehingga berisiko menurunkan produktivitas dan meningkatkan pengeluaran biaya kesehatan.

Pola makan merupakan faktor penting yang dapat memengaruhi kondisi gizi dan kesehatan seseorang. Saat asupan gizi seimbang, tubuh tidak mudah terkena penyakit infeksi, produktivitas kerja meningkat serta terlindung dari penyakit kronis dan kematian dini. Penelitian terbaru pada sekitar 119.315 pria dan wanita selama 36 tahun yang dipublikasikan secara daring pada tanggal 9 Januari 2023 di JAMA Internal Medicine, menyatakan hal serupa.

Individu dengan skor kepatuhan tinggi terhadap setidaknya satu dari empat pola makan sehat, lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal selama masa studi dari penyebab apa pun, dan lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena penyakit kardiovaskular, kanker, atau penyakit pernapasan, dibandingkan dengan orang dengan skor lebih rendah.³

Poin-poin yang termasuk dalam semua pola makan sehat adalah konsumsi biji-bijian, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan polong-polongan, meskipun komponen lainnya berbeda dalam pola makan yang berbeda. Bahan makanan tersebut mengandung beragam vitamin, mineral, termasuk serat dan antioksidan yang dapat memberikan beragam manfaat kesehatan, termasuk mencegah risiko penyakit. Di Indonesia, Kemenkes RI juga sudah membuat panduan mudah agar masyarakat Indonesia dapat menerapkan pola makan sehat, yaitu ‘Isi Piringku’ seperti pada gambar berikut.

Pola Makan Sehat Dapat Mengurangi Risiko Kematian Dini Kemenkes

Image source: https://twitter.com/p2ptmkemenkesri/status/938722076403175424

Panduan ini menjadi cara mudah untuk memulai pola makan lebih sehat, yaitu dengan menisci ½ piring dengan buah dan sayuran yang beraneka warna, ¼ dari piring diisi dengan protein nabati (tempe, tahu, kacang-kacangan) atau hewani (telur, ayam, ikan, daging), dan sisa ¼ piring diisi karbohidrat, lebih disarankan mengonsumsi karbohidrat kompleks (beras merah, gandum, quinoa, kentang, ubi).

Baca juga:  Asupan Gula Sumbang Risiko Obesitas dan Cara Menguranginya

Tidak sulit kan FibreSquads untuk memulai mengubah pola makan menjadi lebih sehat? Tetap perhatikan porsi makan dan usahakan makan pada jam yang teratur ya.


¹ Sadya, S. (2022, November). Umur Harapan hidup di Indonesia sebesar 71,85 Tahun Pada 2022. Dataindonesia.id. Retrieved January 13, 2023, from https://dataindonesia.id/Ragam/detail/umur-harapan-hidup-di-indonesia-sebesar-7185-tahun-pada-2022
² Institute for Health Metrics and Evaluation. (2020, September). Indonesia. Institute for Health Metrics and Evaluation. Retrieved January 13, 2023, from https://www.healthdata.org/indonesia
³ Shan, Z., Wang, F., Li, Y., Baden, M. Y., Bhupathiraju, S. N., Wang, D. D., … & Hu, F. B. (2023). Healthy Eating Patterns and Risk of Total and Cause-Specific Mortality. JAMA Internal Medicine

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − five =