Khawatir Kolesterol Naik karena Menu Lebaran? Intip Tips Berikut
Publish Date: 28 April 2022

Khawatir Kolesterol Naik karena Menu Lebaran? Intip Tips Berikut

Berbagai perayaan biasanya identik dengan makanan, tidak terkecuali dengan Hari Raya Idul Fitri yang juga memiliki berbagai sajian khasnya. Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran juga menjadi ajang untuk saling bersilaturahmi, apalagi di tahun 2022 ini, pemerintah sudah mengizinkan untuk mudik.

Wah, pasti jadwal kunjungan ke rumah sanak saudara padat ya, FibreSquad. Saat Lebaran, tidak lengkap rasanya jika tidak menikmati berbagai menu Lebaran, seperti ketupat, opor ayam, sambal goreng kentang dan hati ampela, rendang, hingga berbagai kue kering khas lebaran seperti nastar, kastengel, putri salju, dan lain-lain. Tidak jarang, tiap singgah di satu rumah, kita juga ditawari untuk makan berbagai menu tersebut. Wah, jangan-jangan selesai Lebaran dua hari, badan kita malah jadi lebar-an juga.

Selain bayang-bayang kenaikan berat badan selepas Hari Raya, berbagai sajian khas Lebaran juga hampir sebagian besar juga tinggi kalori dan lemak, yang jika dikonsumsi secara berlebihan dapat berisiko meningkatkan kadar kolesterol dan berbagai penyakit.

Pasti FibreSquad tidak mau kan waktu liburan atau mudik jadi terganggu karena harus mengalami berbagai gejala akibat kadar kolesterol yang tinggi. Lalu bagaimana caranya agar FibreSquad dapat tetap mengonsumsi berbagai sajian Lebaran dan tetap dapat menjaga kesehatan serta berat badan? Yuk, intip beberapa tips berikut.

1. Batasi Porsi Makan

Meskipun hari Lebaran juga dikenal dengan hari kemenangan, bukan berarti kamu bebas mengonsumsi berbagai macam makanan dengan jumlah tidak terbatas ya, FibreSquad. Kamu boleh makan berbagai sajian khas Lebaran tetapi batasi konsumsinya atau atur porsi makannya. Misal, dalam satu waktu makan, hindari mengonsumsi opor ayam dan rendang bersamaan. Kamu dapat mengonsumsi ketupat dengan satu potong opor ayam untuk makan siang, dan mengonsumsi ketupat dengan rendang saat makan malam. Ingat, makan dengan porsi kecil dan secara perlahan, untuk membantu mengendalikan nafsu makan kamu.

2. Jangan memasak/ memanaskan menu bersantan secara berulang

Menu Lebaran yang terbuat dari santan memang kadang mudah basi sehingga sering kali dipanaskan berulang kali. Sayangnya, proses pemanasan santan berulang kali dan hingga mendidih, dapat mengubah asam lemak menjadi lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Dibandingkan memanaskan menu bersantan berulang kali, FibreSquad dapat mengolah santan dari kelapa tua dan membuat santan menggunakan air hangat. Cara tersebut dapat membantu agar makanan tidak cepat basi.

3. Jangan lupa konsumsi buah dan sayuran

Untuk menetralisir berbagai menu yang gurih, pedas, berbumbu, jangan lupa tambahkan sayuran dalam piring makan kamu. Buah dan sayuran adalah makanan sumber serat yang sangat baik untuk tubuh, termasuk membantu menjaga berat badan dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Makanan sumber serat juga dapat membuat kenyang lebih lema, sehingga kamu tidak akan makan berbagai menu Lebaran secara berlebihan.

Sayangnya, menu sayuran dan buah-buahan jarang tersedia saat Lebaran, dan kamu juga kesulitan untuk memenuhi serat harian dari makanan. Karena itu, konsumsi suplemen serat seperti FibreFirst, dapat membantu memenuhi asupan serat dan menjaga kesehatan pencernaan kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 15 =