Cari Tahu Alasan Kamu Sering Ngidam Makanan Tertentu
Publish Date: 3 August 2022

Cari Tahu Alasan Kamu Sering Ngidam Makanan Tertentu, Yuk!

FibreSquads pernah tiba-tiba menginginkan makanan atau minuman tertentu? Semua orang pasti pernah merasakan craving atau yang biasa disebut sebagai “ngidam”, yaitu ketika ingin mengonsumsi makanan tertentu. Ternyata “ngidam” ini bukan hanya dirasakan oleh Ibu hamil saja ya. Ketika rasa craving muncul, hal tersebut dapat menjadi salah satu tanda kalau tubuh FibreSquads membutuhkan makanan atau nutrisi tertentu. Lain halnya dengan food craving, yaitu istilah yang merujuk pada seseorang yang ketagihan dalam mengonsumsi makanan apapun, yang sebenarnya tidak berhubungan dengan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Keinginan untuk makan saat mengalami food craving tampak sulit untuk dikendalikan, dan kamu juga merasa seperti belum puas dan tetap ingin makan ketika belum mendapatkan makanan/minuman tersebut. Food craving sangat umum terjadi, bahkan lebih dari 90% orang pernah mengalaminya.¹ Meskipun jenis makanan yang diinginkan berbeda-beda, tetapi kebanyakan adalah makanan olahan yang tinggi gula, garam, dan lemak jahat. Jenis makanan yang tinggi gula dan lemak jenuh, memang terasa lebih nikmat di lidah dan dapat meningkatkan kadar dopamin di otak kita. Akibatnya, kita menjadi ketagihan dan ingin terus merasakan sensasi tersebut. Jika melihat pilihan makanan saat food craving berdasarkan jenis kelamin, laki-laki lebih banyak yang menginginkan makanan gurih, sedangkan perempuan lebih menginginkan makanan yang tinggi lemak serta manis.²

Apa Penyebab Food Craving?

Otak kita bertanggung jawab menyimpan memori, termasuk mengingat rasa senang, dan food craving. Kondisi hormon yang tidak seimbang, seperti leptin dan serotonin, juga dapat menyebabkan timbulnya food craving. Hormon leptin dibentuk oleh sel lemak, bertugas untuk mengendalikan nafsu makan serta rasa lapar. Saat hormon leptin dan serotonin tidak seimbang, otak akan mengirimkan sinyal menginginkan makanan tertentu yang sudah terekam memberikan rasa senang dan nyaman.

Food craving terkadang juga timbul untuk memenuhi kebutuhan emosional, seperti mengurangi tingkat stres dan cemas.³ Minuman atau makanan tinggi karbohidrat dapat meningkatkan kadar hormon serotonin, yang memiliki efek menenangkan. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa kombinasi lemak dan gula juga memiliki efek menenangkan.

Jika terus menerus mengikuti keinginan mengonsumsi makanan yang tinggi gula dan lemak, tentu akan berdampak negatif untuk tubuh FibreSquads dan mendatangkan berbagai penyakit. Lalu bagaimana cara untuk mengurangi keinginan Food Craving?

Cara Mengurangi Keinginan Food Craving

1. Minum air lebih banyak

Rasa haus sering disalah artikan sebagai rasa lapar atau mengidam makanan tertentu. Jika kamu tiba-tiba merasakan keinginan untuk mengonsumsi makanan tertentu, cobalah minum segelas air dan tunggu beberapa menit. Jika keinginan untuk makan menghilang, berarti kamu sebenarnya hanya haus. Mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup, ternyata juga membantu untuk mengontrol nafsu kamu, FibreSquads.⁴

2. Manajemen stres dengan baik

Stres yang terjadi terus menerus atau stress kronis dapat merusak metabolisme tubuh dan kadar hormon yang berhubungan dengan nafsu makan. Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang sedang stres terbukti mengonsumsi kalori lebih tinggi dan lebih sering mengalami food craving dibandingkan wanita dengan level stres rendah.⁵

3. Hindari diet terlalu ketat

Rasa lapar adalah salah satu alasan terbesar mengapa kamu mengalami food craving. Saat kamu sedang diet ketat, biasanya kamu juga sangat memperhatikan berapa banyak kalori yang kamu makan. Jika dilakukan terlalu ketat dan terus menerus, justru menimbulkan rasa stres dan meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi jenis makanan tertentu dan makan secara berlebihan.⁶

Untuk menghindari rasa lapar yang luar biasa, sebaiknya FibreSquads mengonsumsi diet sehat bergizi seimbang, memenuhi asupan serat, makan secara teratur, dan sediakan camilan sehat.


¹ Hallam, J., Boswell, R. G., DeVito, E. E., & Kober, H. (2016). Focus: sex and gender health: gender-related differences in food craving and obesity. The Yale journal of biology and medicine, 89(2), 161.
² Rebello, C. J., & Greenway, F. L. (2016). Reward-induced eating: therapeutic approaches to addressing food cravings. Advances in Therapy, 33(11), 1853-1866
³ Chao, A., Grilo, C. M., White, M. A., & Sinha, R. (2015). Food cravings mediate the relationship between chronic stress and body mass index. Journal of health psychology, 20(6), 721-729.
⁴ Dennis, E. A., Dengo, A. L., Comber, D. L., Flack, K. D., Savla, J., Davy, K. P., & Davy, B. M. (2010). Water consumption increases weight loss during a hypocaloric diet intervention in middle‐aged and older adults. Obesity, 18(2), 300-307.
⁵ Epel, E., Lapidus, R., McEwen, B., & Brownell, K. (2001). Stress may add bite to appetite in women: a laboratory study of stress-induced cortisol and eating behavior. Psychoneuroendocrinology, 26(1), 37-49.
⁶ Meule, A. (2020). The psychology of food cravings: The role of food deprivation. Current nutrition reports, 9(3), 251-257.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + five =